Jangan Datang Padaku, Sekalipun Aku Mengharapkanmu
Tetap saja terasa samar, meski ku pandang jelas raut wajahmu.
Kamu adalah bayangan semu yang masih ku pandang samar dengan berbagai pertanyaan getir hiraukan getar.
Mengapa mencoba membuatku dekat dengan pekatnya keraguan?
Bagaimana jika nanti aku menjadikan suaramu menjadi candu?
Bagaimana jika aku menangkap semua bayangmu dan tak bisa melepasnya?
Bagaimana jika aku mencintaimu lebih dari cinta itu sendiri tapi aku tak bisa memilikimu?
Bagaimana jika kugantungkan harapku padamu tapi pada akhirnya aku sendiri tak bisa meraihnya?
Dengan atau tanpa sengaja, jangan pernah menyentuh hati yang pernah patah jika kamu hanya ingin membandingkan sebuah pilihan.
Aku tidak mau mempersilahkan orang asing mengubah isi duniaku.
Dunia yang sudah kurangkai dengan kepingan masa lalu yang berserakan.
Dan aku tidak mau, seorang memporak-porandakan apa yang kubangun dengan mimpi.
Seorang yang datang, membuat nyaman, kemudian hilang.
Aku sering bercerita tentang sebuah rasa yang bahkan tidak ku mengerti asal usulnya.
Tapi aku meyakini bahwa semua hal itu terjadi dengan sebuah alasan walau tak bisa dijelaskan.
Aku tidak tau apa yang kamu pikirkan sekarang.
Karna sejauh apapun ku coba mengira, tak pernah sanggup untuk tau apa isi hatimu.
Aku juga tidak mau mengandai untuk hal yang tidak pasti karna hanya menumbuhkan asumsi sendiri.
amz:019
Comments
Post a Comment